Skip to content
Januari 31, 2010 / takissu

Apa itu ‘ta kiss u

Istilah ini bagi saya memiliki dua makna:

1. ‘ta kiss u

Terdiri dari 3 suku kata. ‘ta:diambil dari kata “Beta” dalam bahasa Ambon, yang berarti ‘saya’. Kiss:yang berarti cium dalam bahasa Inggris. Dan u yang mewakili ‘you’ yang berarti ‘kamu’.

Jika ketiganya diucapkan dalam bahasa Inggris dan diartikan secara bersamaan akan berarti “Saya Mencium Anda”. Ya, kalimat yang menyatakan perwujudan cinta kasih, yang lebih saya tekankan kepada kasih “agape”.

2. ‘ta kiss u

Jika anda mengucapkannya dalam bahasa Indonesia dalam satu kata, anda akan mengucapkan ‘takissu. ‘takisu sendiri merupakan sebuah kata dalam bahasa sehari-hari masyarakat Ambon untuk melukiskan orang yang suka “menyendiri” atau “kuper”.

Dengan blog ini, saya mau lebih dikenal dan mengenal dunia luar. Ya, untuk menghilangkan kesan ‘takissu pada diri saya dan menggantikannya dengan ‘ta kiss u. Ya, untuk keluar dari rutinitas yang membosankan dan belajar untuk membagi rasa kasih dan sayang kepada anda semua.

Saya berharap, anda semua yang masih merasa diri anda ‘takissu atau kuper, saatnya tunjukan diri anda. Tunjukan siapa diri anda sebenarnya dan berbagilah dengan sesama. Banyak hal yang bisa kita bagi dengan sesama kita. Hidup ini hanya sekali. Untuk itu jangan sia-siakan waktu anda. Kalau anda bisa membagi kasih dengan menolong sesama, kenapa tidak. Jangan tunggu sampai anda sukses. Berbagilah semua yang anda rasakan. Pasti akan ada orang yang bisa membantu anda. Dan mungkin anda bisa membantunya.

So, jangan tunggu terlalu lama.

Salam, ‘ta kiss u and God bless You bertubi-tubi…

Agustus 22, 2012 / takissu

Latihan Latex

Menurut kamus besar Bahasa Indonesia, ekuivalen memiliki arti mempunyai nilai (ukuran, arti, atau efek) yg sama; seharga; sebanding; sepadan.

 

Ekuivalen dari dua proposisi. Dua proposisi adalah ekuivalen bila dihubungkan dengan relasi “jika dan hanya jika”.

 

Ekuivalensi antar proposisi p dan biasanya ditulis dengan $latex frac{a}{b}

Januari 24, 2012 / takissu

Kau tak akan terganti

Lembut terdengar kata demi kata, syair indah dari lagu “Tak akan terganti”. Hm… Masih terdengar jelas di telingaku, suaramu ketika menyanyikan lagu ini. Hm…
Dulu, lagu ini Cuma sebuah lagu yang enak untuk dinyanyikan. Tapi kini, lagu ini menyatakan ungkapan hatiku. Ya… Begitulah. Kau yang membuatku jatuh dan mencinta. Dan hebatnya, butuh empat kali jatuh untuk mendapatkan hatimu. Tapi aku menikmatinya. Sakit…? Tidak ada jatuh cinta yang sakit.
Ada sesuatu yang berbeda dengan hubungan kita. Dari awal, sampai akhir hubungan kita, aku terus belajar. Belajar memahami dan mengerti dirimu. Tapi saying, aku belum sanggup. Semua pengalamanku bahkan tak cukup untuk membantuku. Kau istimewa.
Dalamnya hatimu tak dapat kuselami. Mungkin akan berbeda jika aku dapat menatap matamu. Mungkin disana aku bisa menemukan jawabannya. Ya… Andai saja aku punya kesempatan itu.
Jauh sebelum kita “bersama”, aku telah jatuh cinta. Aku telah menunjukkan bahasa cintaku, tapi kau belum mengerti. Mungkin terlalu dini buatmu. Dan aku bersabar. Ketika laut memisahkan, rasa itu tetap ada, walau agak berbeda. Saat kita satu daratan lagi, rasa itu meluap. Ingin secepatnya bertemu, tapi… Kau berbeda. Sungguh berbeda… Masih ada rasa di hati ini untuk memilikimu. Karena aku selalu mengasihimu. Bukan sekedar “cinta”.
Hingga saat ini, aku masih sulit melepasmu, apalagi mencari penggantimu. Ku akui, kau tak akan terganti.
Maafkan aku, karena aku yang pertama tapi bukan satu-satunya bagimu. Aku belum seperti yang kau mau… Andai kau beritahu bagaimana caranya…
Walau kisah kita hanya sesaat, namun indah untuk dikenang. Diawali dengan manis, dan berakhir juga dengan manis. Kita masih seperti saat belum pacaran. Tidak ada jarak dan seperti biasanya. Satu yang berbeda, kau telah berhasil mengambil hati ibuku. Perhatiannya sudah berpindah kepadamu.
Hm,,,
Meski waktu datang dan berlalu sampai kau tiada bertahan
Semua tak kan mampu mengubahku
Hanya kau yang ada di relungku
Hanyalah dirimu mampu membuatku jatuh dan mencinta…
Kau bukan hanya sekedar indah, kau tak akan terganti…
Jika kau membaca tulisan ini sayang, nyanyikan lagu ini. Ini adalah nyanyian hatiku untukmu. Kau istimewa. Mengasihimu sangat…

God bless you bertubi-tubi
Salam ‘takissu

Maret 11, 2011 / takissu

Waktu tak akan berlari

Kaki-kaki kecil itu begitu manis dipandang

Seribu cinta terlukis disana

Penantian akan kasih suci telah membuat semua senyum mengembang

Bahkan lidah terasa kelu menatap kebahagiaan itu

Seolah tak mau kebahagiaan itu cepat berlalu,

kaki-kaki kecil itu dijaga dengan sepenuh hati

 

Ketika kaki-kaki kecil itu mulai bergerak, mata itu tertuju padanya

Dibantu dengan tangan dan lutut, kaki-kaki kecil itu bergerak berirama

Senyum pun mengembang, tapi kegelisahan mulai menyapa

Kebahagiaan dan ketakutan berkecamuk ketika langkah-langkah kecil memecah keheningan

Langkah kecil yang belum seimbang membuat mata itu terpana

Keheningan terpecah ketika kaki-kaki kecil itu goyah

Jatuh, berdiri lagi, jatuh lagi dan berdiri lagi

Kebahagiaan dan ketakutan kembali bergejolak

Ingin digendong, tapi kaki kecil itu belum puas

Tak akan berhenti sebelum kaki-kaki kecil itu bisa melukis senyum disetiap wajah

Ingin membayar setiap penantian dengan sebuah tarian indah

 

Langkah kaki-kaki kecil itu mulai mantap

Dunia benar-benar sudah berada dibawah kekuasaanya

Kegelisahan belum pergi, kegelisahan cuma berganti dengan kegelisahan lain

Mata itu hanya menatap, dalam dan penuh makna

Ingin setiap gambar yang ia lihat ia ceritakan pada kaki-kaki kecil itu

Setiap langkah kecil yang dibuatnya, waktu tak akan menunggunya

Secepat apapun kaki-kaki kecil itu bergerak, waktu tak akan bisa dikejar

Karena waktu yang akan terus menatap kaki-kaki kecil itu dan berlalu

Berharap, setiap langkah kaki-kaki kecil itu bermakna

 

by Mario Theo S.

 

Salam ‘takissu

God bless you bertubi-tubi…

Februari 22, 2011 / takissu

Aku dan ibu

Bunda, mama, mami, ibu, mom, entah ada berapa banyak sebutan untuk pribadi yang luar biasa. Baik yang melahirkan kita, membesarkan, mendidik dan membimbing kita. Dikenal sebagai pribadi yang penuh kasih. Sabar, lemah lembut tapi memiliki hati yang tegar.

Batu karang bisa hancur jika terus dihantam ombak. Tapi hati seorang ibu, siapa yang tahu. Ibu bisa menyembunyikan setiap perasaan dibalik wajah yang cantik itu. Tak ada yang bisa menebak atau mengira-ngira apa dibalik senyuman, tawa bahkan tangisannya.

Yang aku tahu, ibu adalah pribadi yang luar biasa. Tak akan menangis ketika anaknya bersedih. Dia ada untuk menghibur dan menguatkan. Dia akan menangis ketika anaknya bahagia dan sukses. Akan tersenyum ketika anaknya menangis untuknya. Dia harus terlihat kuat didepan buah hatinya.

Dulu, kau pribadi yang susah dimengerti. Bahasa kasihmu tak kumengerti sebelum semua terjadi. Ketika ayah mengijinkanku untuk bersepeda, kau malah memarahiku. Karena kau tak ingin aku terluka. Disaat ayah memberikan uang jajan yang lebih kepadaku, kau menegur ayah. Kenapa? Karena kau mau aku bisa lebih mandiri. Aku tak tahu apa yang terjadi jika aku akan menjadi milik orang lain. Apa yang ada dalam hatimu, akan menjadi tanda Tanya untuk kucari jawabannya.

Aku, anakmu yang sedang belajar. Belajar untuk masa depanku. Belajar menghadapai dunia dengan semua tawaran yang menggiurkan. Kau inginkan yang terbaik bagiku. Tapi kadang aku salah melangkah, terjatuh dan kau mengingatkan aku untuk berdiri dan berlari lagi. Walau tak mudah bagiku, aku mau membuat engkau tersenyum. Walau perih bagiku, aku tau, ada pelajaran dari semua itu.

Tak gampang menjadi anak. Karena aku tak mau melihat kau bersedih. Mungkin aku bisa duduk tiap hari bersamamu, menyanyikan lagu merdu untuk menghibur hatimu yang sendu. Tapi apakah itu yang kau inginkan?

Ibu, maafkan segala kesalahanku. Aku menyesal untuk semua pelanggaranku, Aku anakmu, sayangilah aku. Aku tak bisa berjalan kalau kau tak mengajariku merangkak. Aku ingin berlari, yakinkan aku.

Aku sayang ibu. B sayang mom. I love you, mother….

Tersenyumlah, karena saat aku menuliskan ini, aku menangis, hatiku menjerit.

Sampai ketemu, ketika aku pulang nanti.

Salam ‘takissu

God bless you bertubi-tubi…

Februari 21, 2011 / takissu

ketika…

Hari ini akan segera berakhir. Malam telah berdendang ria. Kegelapan telah menghipnotis semua mahkluk. Indahnya cahaya lampu seolah ingin membuat bulan dan bintang cemburu. Malam yang biasa. Tiada yang istimewa. Satu yang tak pernah berubah bagiku, baik siang maupun malam. Dirimu. Ya, dirimu.

Masih tetap sama. Aku “belum” menemukanmu. Aku “belum” mengenalmu. Masih tetap sama juga, kau akan menjadi yang terakhir bagiku. Ya, aku masih tetap menunggu waktu dimana kita akan bertemu. Aku selalu berdoa, kala waktu itu tiba, kita masing-masing sudah siap. Dan mau saling menerima.

Aku bukan manusia yang sempurna. Sebagai lelaki, aku punya kekurangan. Aku pernah gagal dalam cinta. Aku pernah mengecewakan dan pernah dikecewakan. Aku belajar dari semua itu. Ya, supaya aku bias memberikan kepadamu arti cinta yang sebenarnya. Aku akan melukiskan cinta yang baru dalam hidupmu. Cinta yang belum pernah kau rasakan. Bukan karena aku hebat, tapi karena semua kegagalan yang pernah kualami. Kau bukan segala-galanya bagiku. Masih ada keluarga dan teman-temanku. Tapi bukan berarti kamu tidak penting.  Kau tetaplah kau. Yang teristimewa. Ya, itulah namamu.

Setiap kali kulihat sepasang kekasih berjalan, aku bisa membayangkan aku berjalan bersamamu. Semua sudah ada di pikiranku. Sebelum kita bertemu, aku sudah siap bersamamu. Berjalan bersama, menikmati indahnya karya Sang Pelukis Kekal. Kau adalah ciptaan-NYA yang paling sulit dicari. Aku telah mencari ke batas samudra, ke ujung langit bahkan ditengah hujan, kau tak kutemukan jua. Yang membuat aku tenang adalah mungkin waktunya belum tepat untuk kita bertemu. Atau mungkin kita belum siap untuk bisa bersama.

Sudah ada yang datang mengetuk hati ini, tapi mereka tak bisa menggoncangkannya. Yang cantik, pintar dan kaya banyak nona, tapi kau, Yang Teristimewa, dimanakan dirimu? Apa kabarmu? Argh… Andai kau bisa meneriakan jawabannya ditelingaku saat ini. Andai kau ada dan menamparku saat ini, biar aku tidak terlarut dalam penantian ini.

Tahukah kamu, penantian ini membuat kita semakin kuat. Aku yakin hal ini. Karena, aku belajar banyak hal. Belajar bersabar, mengendalikan diri dan memahami orang lain. Aku yakin kau juga belajar. Katakan apa yang kau pelajari dari penantian ini ketika kita bertemu nanti. Aku ingin mendengarnya ketika kita bertemu dan mata ini bisa membaca semua ungkapan hati dalam sinar matamu.

Malam semakin larut, dan aku semakin tak tenang. Gelapnya malam dan dinginnya membuatku semakin resah. Gelapnya malam tak akan menyakitimu. Dinginnya malam ini telah kudekap disini supaya kau tetap hangat disana. Ya, supaya Yang Teristimewa bisa menikmati indahnya malam ini.

Sampai ketemu Yang Teristimewa. Akan kunanti saat dimana dinginnya malam kulepaskan dan kudekap lembut tubuhmu. Supaya engkau tetap hangat. Dan terlelap dalam dekapanku.

Sampai ketemu tulang rusukku. Aku telah jatuh cinta sebelum kita bertemu.

Salam ‘takissu. God bless you bertubi-tubi

Desember 18, 2010 / takissu

Hi… Malio…

Tak seindah biasa. Ya! Pagi ini tak seindah biasanya. Suara gemercik sungai dan kicau burung hanyalah nada sumbang yang tak sedap ditelinga. Semua berubah ketika kuterima telepon darimu kemarin sore. Kalau tahu ceritanya seperti ini, aku memilih untuk tidak mendengarnya mendadak seperti itu.

2 Juli 2005, kau yang pertama bagiku. Nada pertama dalam hati, cerita pertama di lembaran cinta. Hm… Aku tidak pernah menyesal menjalani kisah itu bersamamu. Denganmu aku belajar tentang sahabat. Denganmu juga aku lupa arti sahabat. Denganmu aku tahu artinya kerjasama tim yang kompak. Denganmu juga aku belajar bagaimana berjalan sendiri. Hm… Denganmu, aku tahu semuanya dan lupa semuanya. You are amazing. Kau yang pertama menggetarkan hatiku, ketika banyak orang sedang berebut masuk kedalamnya. Kau melakukannya dengan cara yang luar biasa. Tidak ada yang menyangka pertemuan kita yang seperti itu bisa menciptakan cerita yang luar biasa.

Kemarin, aku seperti bukan diriku. Berita bahwa kau akan menikah, tidak begitu mengejutkanku. Aku bersyukur mendengarnya langsung dari bibirmu. Tapi, jangan seperti ini “nona”. Jangan mendadak seperti ini. Kesibukan menjadi alasanmu, dan dengan berat hati aku harus memakluminya..

Aku bahagia kamu akan menikah hari ini (18/12/2010). Setidaknya, waktu untukku tidak akan lama lagi. Aku bahagia untukmu dan keluargamu. Senyum ibumu dan keramahan ayahmu masih terlintas di ingatanku saat jari-jari ini menari di atas keyboard. Hm… Cerita lama yang sungguh indah. Ingin kuceritakan kisah ini kepada siapa saja yang kutemui. Tentang bagaimana indahnya saat bersamamu. Tapi aku takut, mereka akan iri. Tapi lebih dari itu, aku bangga padamu. Wanita perkasa yang luar biasa.

Selamat berbahagia, selamat menempuh hidup berumahtangga. Jadikan DIA kepala keluargamu, jangan biarkan huruf ke-18 membuatmu mundur. (Yang baca tulisan ini nggak usah belajar menghafal abjad ya…)

Kebahagiaan tersendiri buatku, saat siang nanti kamu resmi menjadi istrinya. Itu tandanya, tak lama lagi waktuku akan tiba. Janjiku untuk melihat pernikahanmu, mungkin tidak akan terwujud, tapi kesempatan untukmu menikah lebih dulu, sudah kulakukan. Salam sayang buat mama n papa. Bahagiamu, bahagiaku juga. Sedihmu,…? Hm… Akan kubawa dalam doa…

Hm… Kalau boleh waktu diulang. Aku mau mendengar kabar itu jauh2 hari. Biar aku bisa menghadiri acara bahagiamu itu.

Cara yang luar biasa saat kita bertemu. Dengan cara luar biasa juga aku mengatakan cintaku padamu. Keluargamu juga akan menjadi keluarga yang luar biasa…

God bless you bertubi-tubi…

Salam ‘takissu…

April 7, 2010 / takissu

Jadwal Lengkap Piala Dunia

Buat prediksi kamu sendiri, siapa yang akan menjadi juara dunia di Afrika Selatan. Masukan hasil pertandingan dan temukan siapa lawan yang akan menghadapi tim jagoanmu di babak selanjutnya. Salam Fair Play.

Bagi yang ingin memiliki jadwal diatas dalam format Excel, PDF atau *txt,  bisa langsung di download lewat link yang tersedia.

Junjung tinggi sportivitas dan fair play. Respect.

Salam ‘takissu, God bless you bertubi-tubi…